IBX5A4B886D911B8 Pekerjaan Sunali Agus

My Life Journey - Sunali Agus

Showing posts with label Pekerjaan Sunali Agus. Show all posts
Showing posts with label Pekerjaan Sunali Agus. Show all posts
IP #345 "Keyakinan dalam Hati"

IP #345 "Keyakinan dalam Hati"

Suatu waktu, tiba-tiba saat itu. Saya pernah ditawari menjadi Manager Area di salah satu Perusahaan Asuransi yg sudah besar dan tersebar bahkan di seluruh dunia.

Ya, mungkin karena saya banyak kenalan dan punya jaringan yang bisa di prospek. Mungkin itu kali ya.

Sempat saya bertemu dengan manager pusatnya, untuk bersilaturrahim dan ingin tahu, apa sih sebenarnya. Karena saat itu, saya masih belum paham asuransi, termasuk hukumnya dalam islam.

Akhirnya, tibalah waktu bagi saya untuk memutuskan, menerima atau tidaknya.

Jadilah saya mulai mencari referensi mengenai asuransi dan hukumnya. Tanya sana sini, dan lain sebagainya. Masya Allah emang, ilmu itu mahal dan harus di datangi. Tapi ya tadi, selalu ada 2 kutub, ada yg membolehkan dan ada yg tegas tidak memperbolehkan.

Allah selalu memberi jalan petunjuk pada hambanya yang telah kebingungan. Tiba-tiba, bertemu dengan seorang Kyai. Pesannya singkat, namun jleb dan selalu ku ingat saat itu sampai saat ini, hingga akhir nanti.

"Setiap manusia selalu dibekali 2 hal yaitu kelaparan dan ketakutan. Namun, selama engkau menyembah Allah. Maka yakinlah, Allah akan selalu memberimu makan di saat kelaparan, dan memberimu keamanan disaat ketakutan."

Masya Allah, setelah mendengar itu, saya kembali merenung tuk memutuskan. Bagaimana bisa menolak dengan Halus dan Baik. Agar jangan melukai siapapun itu.

Ya, sebagian orang menyayangkan. Secara duniawi, jabatan Manager Area, itu dah tinggi. Namun, saya tetap kembali pada Keyakinan dalam Hati.

Alhamdulillah, setelah itu. Benar kata Kyai tadi, seolah keajaiban demi keajaiban selalu terjadi. Anehnya gak hanya cukup, tapi sampai berlebih-lebih kalau soal rezeki.

sunali agus

Tapi, tetap yang lebih penting, adalah tentang "Ketenangan dan Keberkahan" atas apa yang kita miliki.

Prinsipnya sama seperti di 2 tulisan sebelum ini yaitu

"Di dalam perjalananmu mencari. Dan diujung pengembaraanmu yaitu al-Akhiroh yang disitu ada Allah. Maka jangan melupakan dunia."

Jadi, dunia hanya sebatas jangan dilupakan. "Yakinlah, apa yg disuka Allah ada ketenangan. Dan yg tak disuka Allah, pasti ada kegelisahan."
IP #344 "Inilah, Alasan Mengapa saya Tidak Ambil QC Mikrobiologi di Perusahaan."

IP #344 "Inilah, Alasan Mengapa saya Tidak Ambil QC Mikrobiologi di Perusahaan."

Kali ini, saya ingin berbagi sesuatu yang sangat jarang sekali di ajarkan di lingkup. Kampus. Bahkan, gak terfikir oleh saya saat itu.

sunali agus

Jujur saat itu, saya sudah diterima dan tinggal kerja saja, sebagai Quality Control (QC) Bidang Mikrobiologi di Salah satu Perusahaan Budidaya Hasil Laut dan Perikanan. Sudah banyak cabangnya di Indonesia, bahkan sudah Ekspor.

Akhirnya, sebelum saya masuk dan kerja, saya berusaha tanya ke kakak kelas. Ya, sekedar sharing, untuk membuka pandangan.

Disinilah pelajaran itu, yang baru saya sadari.

"Kerja di Mikrobiologi itu ya Sun, Kerjanya dengan sesuatu yg tak terlihat. Kerja dengan Bakteri, Fungi/Jamur, bahkan terkadang disitu ada Virus."

"Nah, kan gak selamanya sistem Imun kita baik dan sehat. Terkadang lemah juga kan sistem imun. Itu yang bahaya. Gampang sekali, mudah menyerang mikroba tadi dan bisa nyebar lewat udara."

"Bahayanya lagi, kalau dah nyerang DNA. Atau jika Nyerang, gak langsung ke deteksi, jadi terkadang lama gitu baru kedeteksi. Sudah terlanjur parah."

Akhirnya dah, saya mikir dua kali. Belum lagi, cerita dari teman-teman kesehatan, seperti Perawat, dll di rumah sakit. Terkadang ya begitu, langsung sakit, terinfeksi ini itu, dll.

So, akhirnya saya gak jadi ambil. Teringat betul saat itu, saya sampai di hubungi beberapa kali. Di telpon terus, dan dihubungi teman2 yang diterima. Hanya beberapa yg diterima saat itu, walau yg daftar banyak sekali.

Ah, pengalaman saat itu. Semoga hal ini, bisa membuka pandangan juga ke teman-teman.

Saat ini, saya lebih menekuni hobi atau melakukan kesukaan saya yaitu Ngajar, Menulis, dan Berdagang/memulai suatu usaha/bisnis. Alhamdulillah, gak merasa kerja, tapi hasilnya luar biasa. Senang dan santai bawaannya. Hehe

Semangat, mencari passion dan kesukaan teman-teman semua. Jangan hanya ikut ikutan orang ya. Semoga Allah memudahkan.
IP #343 "Ternyata selama ini, Kita salah Persepsi dunia dan Akhirat."

IP #343 "Ternyata selama ini, Kita salah Persepsi dunia dan Akhirat."


Teringat waktu itu, setelah lulus kuliah. Iseng-iseng, nyoba daftar sebagai Quality Control di Salah Satu Perusahaan Biskuit Terbesar di Indonesia. Sebutlah produknya biskuit yg sering teman2 makan, dan sering banyak iklannya,...

Ya, cuma iseng saja. Niru dosen saya, kira-kira Ijazah saya berlaku gak ya. Wkwkkwkwk

Akhirnya datanglah saya, karena memenuhi administrasi. Lalu ada tes, istirahat dan saat itu sudah masuk dhuhur.

Kemudian saya carilah itu Mushola. Masya Allah, pabriknya buesar sekali. Eh, tempat Sholat nyempil dan di pojokan juga. Mirip Mall Mall Besar,...

Dan tahu apa yg terjadi ?

Sepi gak ada yg sholat. Kalau pun ada hanya 1 atau 2 orang saat itu dari Cleaning service sepertinya. Setelah minimal ada temannya, akhirnya dah sholat Jama'ah.

Masya Allah, setelah sholat jadi deh saya mikir.

Begini ya kehidupan Pabrik, dan Industri. Materi adalah utama. Yang penting kerja kerja kerja. Tapi lupa, ada Tuhan yg Maha Pemberi Rezeki. Ketika Dia memanggil, malah kita mengabaikannya.

Nah, kalau saya kerja di perusahaan. Kemungkinan besar juga akan ikut arus itu. Gampang menunda Sholat dan gak bisa Sholat Tepat Waktu.

Masya Allah, akhirnya ya gak dilanjutkan. Dan menjadikan sebagai Pengalaman.

Itulah, salah satu sebab kenapa saya suka berwirausaha.

Lebih bebas untuk Ibadah, sholat, dan lainnya. Serta ternyata Uang Hasil Usaha itu tak terbatas Hasilnya. Kalau kerja ya, palingan UMR.

Masya Allah, pelajaran berharga. 

Walaupun Al-Qur'an dah sering kali mengingatkan. Bahwa urusan dunia itu hanya jangan sampai lupa. Tapi kita salah menerapkannya, karena kita menjadikan dunia yg utama. Padahal seharusnya, Akhiratlah yang Utama.


Insya Allah, sebagai pengingat buat saya pribadi, istri nantinya, anak cucu keturunannya, dan juga keluarga saya.

Semoga teman-teman, juga teringatkan dan gak salah persepsi. Bahwa Akhiratlah yang seharusnya jadi fokus dan tujuan kita. Dan menjadikan dunia sebagai ladang amal kita selama hidup di dunia. Insya Allah,..

Contact form

Name

Email *

Message *