IBX5A4B886D911B8 Desa Ngrayung

My Life Journey - Sunali Agus

Showing posts with label Desa Ngrayung. Show all posts
Showing posts with label Desa Ngrayung. Show all posts
IP #124 "Kutemukan Kebahagiaan, Walau Hitungan Jam."

IP #124 "Kutemukan Kebahagiaan, Walau Hitungan Jam."


Tak terasa kemarin, habis buka bersama dosen wali dan teman-teman 1 perwalian. Dimana Jodoh menjadi topik utama, apalagi yang mau Lulus perkuliahan.
Malamnya sampai menjelang shubuh ngobrol sama kawan-kawan di Masjid Kampus mengenai kehidupan. Tentunya iktikaf itu yang menjadi utama.
Pagi-pagi, Alhamdulillah sudah sampai rumah, dan melihat senyum keluarga dan sanak kerabat yang ada di desa.
Ternyata, hilang suatu kecapekan dan menjadi suatu kebahagiaan.
Untuk teman-teman yang dalam perantauan, semisal bisa menyempatkan maka sempatkan. Maka kau pun akan temukan kebahagiaan. Walaupun hanya hitungan jam. Karena hanya semalam, bahkan belum sampai sehari. Namun bila belum sempat, maka bersabar itulah jalan yang paling utama.
Ya, siapapun itu. Apapun pekerjaannya. Seberapa pun pangkatnya. Pasti juga ada rasa. Yaitu rasa rindu, cinta dan kasih sayang terhadap keluarga.
-Ds. Ngrayung, Plumpang, Tuban, 26 Juni 2016 (21 Ramadhan 1437 H)-
IP #104 "Keindahan di suatu Sore."

IP #104 "Keindahan di suatu Sore."

Sore kemarin cuaca begitu indah dan menyejukkan. Seperti biasa begitulah salah satu desa yang ada di Kota Tuban. Bumi Wali itulah tagline kota Tuban. Desa Ngrayung itulah namanya. Anak-anak kecil berlarian dengan riang menuju ke langgar atau TPQ buat ngaji. Ada pula yang diantarkan orang tuanya, adapula yang berangkat dengan teman-temannya.
.
Disebelah Utara, kau akan melihat gunung yang kokoh sejak awal dahulu. Menjadi saksi atas perubahan peradaban yang terjadi sampai sekarang dan di masa yang akan datang. Gunung Dempel itulah namanya. Konon, Gunung ini menjadi tidak aktif, karena telah disabuki oleh tokoh pewayangan yaitu Semar.
.
Disebelah Timur, kau akan dikejutkan dengan pemandangan sawah yang begitu Indah. Terpapar dengan baiknya berbagai macam Tanaman. Ada yang padi, jagung, kacang dan lain sebagainya. Pemandangan kian menarik ketika melihat interaksi petani dan burung-burung yang ada di Sawah ketika menjaga padi. Ada yang menggunakan musik, patung-patungan petani, ada pula yang bertepuk tangan sambil meneriakinya.
.
Disebelah Selatan, seolah menjadi pusat perekonomian. Salah satunya yaitu adanya Pasar Plumpang dan berbagai penjual yang mewarnai di pinggir-pinggir jalan. Pemandangannya pun tak kalah menarik. Tawar menawar antar pedagang dan pembeli. Ramah tamah antar sahabat yang telah lama berpisah. Ada yang datang dengan sepedah pancal. Namun tersedia juga becak yang siap mengantarkan kemana saja tujuan penumpangnya. Walau sudah banyak juga sepeda motor atau colt (angkutan umum) di sekitarnya.
.
Disebelah Barat, kau akan lebih dikejutkan. Karena disanalah letak terjadinya legenda yang begitu terkenal di Negeri ini. Sendang Joko Tarub dan 7 Bidadari yang mandi pun masih ramai dikunjungi.
.
"Ko, iki ono koncone make." Begitulah panggilan akrab Ibu memanggilku.
"O, ini anak pertamanya sampean Mbak Lilik....
....
Cerita pun masih berlanjut kawan. Semoga bisa Istiqomah menuliskan. Dan bermanfaat bagi yang membacanya.


Contact form

Name

Email *

Message *