IBX5A4B886D911B8 Paska Kampus

My Life Journey - Sunali Agus

Showing posts with label Paska Kampus. Show all posts
Showing posts with label Paska Kampus. Show all posts
IP #119 "Paska Kampus."

IP #119 "Paska Kampus."

Beberapa hari cukup padat, dari pagi hingga lewat dini hari. Bertemu berbagai tokoh seperti Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Diskusi dengan pihak Kumamoto University, pak Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Pak Dino (Dubes AS) dan berbagai pengusaha yang tak bisa disebutkan satu per satu.

Berbagai pembelajaran banyak didapatkan, terlihat jelas bagaimana perbedaan karakter orang. Beginilah kehidupan.

Memang kehidupan paska kampus, penuh tantangan. Banyak yang perlu diperjuangkan, bahkan dikorbankan. Namun sayang, banyak yang mulai terlena, bahkan terpaksa merelakan karena tak ada pilihan. Contohnya banyak, ada yang melepaskan hijab, ada yang pakaiannya ketat bahkan sangat tidak pantas untuk dipakai, ada juga yang mengorbankan tidak jadi sholat, gara-gara ada larangan dari perusahaan.

Begitulah pilihan, memang banyak yang mulai terombang-ambing oleh kerasnya kehidupan, dan silaunya dunia. Namun, satu yang paling mendasar dan banyak yang dilupakan yaitu keyakinan (Iman).


IP #100 "Kegaluan dan Keyakinan."

IP #100 "Kegaluan dan Keyakinan."

Masa-masa akhir perkuliahan dan pembinaan di Asrama. Beragam kehidupan mulai terasakan dan bermunculan.

Ada yang tiba-tiba tanya, Kapan nikah sun? Gimana kriteria?
Ada pula yang berkata, Kerja atau Lanjut S2 Sun? Kalau kerja rencana kerja dimana sun?
Gimana proposalmu? Gimana skripsimu?
Bagaimana kegiatan paska kampus? Oh iya, Bagaimana bisnismu? Gak bok lanjute toh?
Gimana gak nulis lagi? Inginn nulis apa sekarang?

Ada salah satu statement dari kawan dulu, teman sewaktu SMA berkata, "Kalau saat kuliah aja gak dapat pasangan, maka sulit nanti dapatnya apalagi setelah lulus kuliah?".
Memang begitu, lihatlah fenomena kondisi real yang ada.

Walau begitu, masih yakin bahwa semua sudah ada yang mengaturnya. Mengatur dengan sebaik-baiknya. Dan semua pasti ada jalannya masing-masing. Itulah yang masih tertanam.
Yakinlah, semua pasti indah pada saatnya.


Contact form

Name

Email *

Message *